Label

Tampilkan postingan dengan label Kisah teladan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah teladan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 April 2010

KISAH raja iblis MENGADAP BAGINDA JUNJUNGAN BESAR NABI MUHAMMAD RASULULLAH S.A.W.

Allah SWT telah menitahkan Malaikat untuk berjumpa raja iblis dan menyuruh
raja iblis mengadap kehadhirat Baginda Junjungan Besar Nabi Muhammad
Rasulullah S.A.W. bagi membuka segala jenis rahsia kegemaran dan kebencian
raja iblis. Peristiwa ini juga membayangkan ketinggian darjat Baginda
Rasulullah S.A.W. serta menjadi perisai dan peringatan kepada sekelian umat
Baginda. Malaikat menyatakan Titah Allah SWT kepada raja iblis :
Hai iblis!! Bahawa Allah SWT Yang Maha Mulia lagi Maha Besar telah menitahkan engkau supaya
mengadap kehadhirat Rasulullah S.A.W. dan hendaklah engkau membuka segala rahsiamu dan
apa-apa yang disoal oleh Nabi Muhammad S.A.W. hendaklah engkau menjawab dengan benar
dan sekiranya engkau berdusta walau satu perkataan sekalipun nescaya diputuskan segala
anggotamu dan uratmu serta engkau akan disiksa dengan azab yang amat keras
Mendengar sahaja perkataan Malaikat berkenaan, iblis terasa dahsyat dan amat gerun sekali.
Dengan segera iblis datang mengadap Baginda Rasulullah S.A.W. dengan menyamar menjadi
seorang tua yang buta sebelah matanya serta berjanggut putih sebanyak 10 helai yang
panjangnya seperti ekor lembu. iblis memberikan salam dengan penuh hormat dan takzim
sebanyak 3 kali yang tiada dijawab oleh Baginda Rasulullah S.A.W.. iblis pun bertanya :-
Yaa Rasulullah, mengapakah Tuan Hamba tidak menjawab akan salam hamba kerana bukankah
salam itu sangat mulia di sisi Allah SWT?

Kamis, 15 April 2010

NADA BAHASA RASULULLAH SAW

NADA adalah bunyi yang beraturan, yaitu memiliki frekuensi tunggal tertentu. Dalam teori musik, setiap nada memiliki tinggi nada atau tala tertentu menurut frekuensinya ataupun menurut jarak relatif tinggi nada tersebut terhadap tinggi nada patokan. Nada dasar suatu karya musik menentukan frekuensi tiap nada dalam karya tersebut. Nada dapat diatur dalam tangga nada yang berbeda.
nada pula bisa menjadi bahasa nada yaitu bahasa yang perubahan nadanya akan menukar maksud perkataan. seperti contohnya berkpmunikasi dengan sesama,berbicara dengan orang sesama,lebih tua,atau yang lebih muda dari kita,tentunya kita menggunakan nada yang berbeda - beda pada saat kita akan berbicara dengan mereka.
berkaitan dengan nada bahasa sebagai contoh pada saat Rasulullah SAw berbicara dengan para shahabat,dan Umat nya belum pernah beliau mengucapkan suatu hal dengan nada bahasa yang kasar,melainkan dengan nada bahasa yang sangant santun,ramah,dan patut untuk kita contoh,bahkan jarang sekali Rosul marah,Rosul terkenal dengan sikap penyabarnya,betapa tidak,coba kita bayangkan saat Rosulullah SAw,berdakwah demi menjalankan Tugas Mulia nya dari Allah SWT.berapa juta orang bahkan lebih yang tertarik dengan nada bahasa Rasulullah saw.jika ada yang menentang Rosul tidak pernah menyerah,dengan sabar beliau memohon kepada Allah SWT agar orang tersebut ma ikut ke jalan Allah.
Bisa kita bayangkan ,mampukah kita m,eniru nada bahasa Rasulullah SAW?
hanya beberapa saja dari berjuta jiwa bahkan lebih yang mampu meniru kesabaran seperti Rasulullah meski tak sesempurna Rasulullah Saw.
sahabat semua betapa pentingnya Nada Bahasa dalam kehidupan kita sehari - hari,jangan salah pula nada bahasa bisa membuat orang lain salah faham,seperti contoh:nada bahasa kita mau memanggil orang terlihat seperti memaki orang lain,nah disitulah pentingnya juga keadilan kita dalam menempatkan suatu hal pada tempatnya.
oleh karena itu marilah kita contoh NADA BAHASA RASULULLAH SAW.